Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump membuat tudingan sarkasme kepada anggota parlemen Amerika beragama Muslim, Ilhan Omar. Ia mengatakan, pejabat dari Minnesota itu “tidak menyukai Israel” tak lama setelah Omar diancam dibunuh oleh seorang pria di New York.

“Saya ucapkan terimakasih yang istimewa kepada Representatif Omar dari Minnesota,” kata Trump di depan Koalisi Yahudi Republik pada Sabtu (6/4) lalu.

“Oh, saya lupa. Dia tidak suka Israel. Saya lupa. Maafkan saya,” tambahnya.

Sehari sebelumnya, kantor pengacara di Distrik Barat New York merilis pernyataan bahwa seorang pria bernama Patrick W. Carlineo Jr. ditangkap atas dakwaan telah mengancam membunuh Omar.

Menurut pernyataan itu, pria tersebut pernah mengatakan ingin menembakkan “peluru ke tengkoraknya [Omar]” dan menyebut pejabat berhijab itu “teroris.”

Omar merupakan satu dari hanya dua wanita Muslim yang bekerja di Dewan Perwakilan Rakyat AS. Kini berusia 37 tahun, ia lahir dari keluarga pengungsi Somalia dan sekarang mewakili Minneapolis, Minnesota, sebuah distrik dengan populasi Somalia yang besar.

Omar telah berulang kali mengkritik Israel dan lobby pro-Israel yang mencengkeram Washington yang memberikan pengaruh besar dalam politik AS. Kritiknya ini selalu dianggap sebagai bentuk anti-Semit oleh beberapa rekannya.

“Partai Republik percaya bahwa kita tidak boleh mengabaikan racun anti-Semitisme yang keji. Kita percaya itu. Kita semua,” ucap Trump dalam pidatonya tersebut. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*