Washington, LiputanIslam.com—Mendekati hari pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pemerintah AS menyatakan bahwa Presiden Trump menolak solusi dua negara Israel-Palestina yang selama ini selalu didukung oleh pemerintahan Barack Obama.

“Solusi dua-negara yang tidak membawa perdamaian bukanlah tujuan yang ingin dicapai semua orang,” kata seorang pejabat senior Gedung Putih kepada kantor berita Reuters pada Selasa (14/02/17).

Pejabat yang tak mau disebutkan namanya itu menegaskan bahwa untuk Trump, “Kedamaian adalah tujuan utama, mau datang dari bentuk solusi dua-negara jika diinginkan semua pihak, atau dari sesuatu yang lain jika diinginkan semua pihak.”

Trump dan Netanyahu dijadwalkan akan bertemu di Gedung Putih pada hari Rabu ini.

Sang milyarder New York itu telah lama menawarkan dukungan AS untuk Israel. Baru-baru ini, Trump bahkan menawarkan dipindahkannya kantor Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sikapnya terhadap solusi dua-negara yang berbeda dengan presiden AS sebelumnya menandai pergeseran yang tajam kebijakan AS terhadap Timur Tengah.

Pemerintah Barack Obama sebelumnya seringkali terlibat pertentangan dengan pemerintah Israel atas isu Palestina dan solusi dua-negara yang dipercayai Obama akan membahayakan masa depan Israel. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL