Hamburg, LiputanIslam.com–AS di bawah pemerintahan Donald Trump terisolasi dari semua pertemuan negara dunia dari masalah perdagangan sampai perubahan iklim dalam forum G20 di Hamburg, Jerman.

Selama bertahun-tahun, AS merupakan kekuatan dominan dalam penetapan agenda tahunan para pemimpin ekonomi terbesar dunia itu.

Pengasingan internasional terhadap Washington terlihat jelas di gelaran KTT G20 pada hari Jumat (7/7/17), di mana hampir semua pemimpin dunia bersatu melawan AS di berbagai isu, termasuk perubahan iklim, perdagangan, keamanan, dan kebijakan mengenai imigran.

Dalam pertemuan ini, ada sejumlah perselisihan dengan AS, yaitu salah satunya pembicaraan mengenai kemungkinan perang dagang transatlantik. Ketegangan ini terjadi akibat Presiden Trump yang tidak lagi menggunakan kebijakan AS sebelumnya.

Isolasi terhadap Trump lebih terlihat dalam isu perdagangan. Pemerintah AS berniat menetapkan tarif tinggi atas besi dan barang impor lainnya dari sejumlah mitra dagang utama mereka. Para pejabat  Eropa di forum ini pun langsung bereaksi keras atas rencana tersebut.

“Kami akan merespon dengan tindakan balasan jika dibutuhkan… Kami siap mengangkat senjata jika perlu,” tegas presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker.

Komentar ini memperlihatkan bahwa pejabat Eropa tidak takut kepada Trump dan melihat adanya keuntungan secara politik dengan menentang presiden Amerika itu.

Dalam pertemuan lain di forum ini, Brazil, Rusia, India dan Cina – atau yang disebut negara-negara BRICS – menyerukan implementasi perjanjian iklim Paris dan menekan Trump agar berkompromi dengan perjanjian tersebut. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL