Washington, LiputanIslam.com—Sebanyak dua pesawat Boeing 737 MAX mengalami kecelakaan hanya selama 6 bulan terakhir, yaitu satu di Indonesia dan satu Ethiopia.

Di tengah kekisruhan atas kredibilitas dan keamanan pesawat ini, Presiden AS Donald Trump menyarankan perusahaan Boeing Co agar memperbaiki dan “mengganti nama” produk kontroversial tersebut.

“Apa yang saya tahu tentang branding? Mungkin tidak ada (tapi saya berhasil jadi presiden!), tapi jika saya di posisi Boeing, saya akan MEMPERBAIKI Boeing 737 MAX, menambahkan fitur-fitur bagus & MENGGANTI NAMA pesawat itu. Tidak ada produk yang menderita seperti ini,” tulis presiden ke-45 AS itu dalam akun Twitter-nya.

Pada tanggal 14 April lalu, American Airlines memperpanjang penangguhan penerbangan Boeing 737 MAX hingga 19 Agustus. Namun, mereka mengatakan bahwa pemerintah AS hampir saja mengembalikan sertifikasi pesawat itu.

Boeing 737 MAX mengalami kecelakaan dalam penerbangan Ethiopian Airlines di dekat ibukota negara itu pada 10 Maret dan merenggut 157 jiwa. Peristiwa itu terjadi setelah kecelakaan yang sama di Indonesia yang mengakibatkan kematian 189 orang. (ra/sputnik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*