Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa program senjata nuklir dan rudal Korea Utara kini “amat jauh lebih maju,” dan menyalahkan mantan presiden Barack Obama dan presiden lainnya karena tidak mampu menghentikan program itu sejak lama.

“Ini seharusnya sudah bisa ditangani sejak 25 tahun lalu, 20 tahun lalu, dan 10 tahun lalu, dan lima tahun lalu,” kata Trump dalam wawancara dengan Sean Hannity di Fox News pada Rabu (11/10/17).

“Itu seharusnya sudah ditangani oleh sejumlah [presiden sebelumnya]… tapi yang jelas Presiden Obama seharusnya bisa mencegahnya. Sekarang [program nuklir] sudah amat, amat jauh lebih maju,” tambahnya.

“Sesuatu harus dilakukan. Kita tak bisa membiarkan ini terjadi,” tegasnya,

Pada bulan lalu, ahli program nuklir Pakistan, Dr. Abdul Qadeer Khan, menilai bahwa nuklir Korut sangat hebat dan jauh lebih bagus daripada kepunyaan Pakistan.

“Ilmuwan mereka sangat pandai, dan kebanyakan dari mereka pernah belajar di Rusia,” kata Khan dalam wawancara dengan BBC Urdu, berdasarkan terjemahannya yang dipublikasikan oleh Dawn.

Komentar Khan itu keluar pada 4 September, sehari setelah pemerintah Korut mengumumkan bahwa mereka telah sukses melakukan ujicoba bom hydrogen.

“Bom hydrogen jauh lebih kuat dari bom atom. Sebuah bom atom bisa menghancurkan satu area dengan radius 1,5 sampai 2 kilometer, tetapi sebuah bom hydrogen bisa menghancurkan satu kota penuh,” ujarnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL