Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump menawarkan bantuan kepada Qatar untuk menyelesaikan krisis diplomatik dengan sejumlah negara Arab di Timur Tengah. Padahal sehari sebelumnya, ia memuji langkah Arab Saudi dan sekutunya karena memutus hubungan diplomatik dengan Doha.

Menurut informasi dari Gedung Putih, Trump melakukan percakapan lewat telepon dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani kemarin, dan meminta sang Emir segera menyelesaikan masalah dengan negara-negara Teluk Persia.

Trump mengatakan kepada Emir Qatar bahwa penting bagi negara-negara di kawasan untuk bekerja sama untuk “mencegah pendanaan ke organisasi teroris dan berhenti mempromosikan ideologi ekstremis.”

Trump juga dilaporkan berbicara dengan putera mahkota Abu Dhabi, UAE, Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan.

Keretakan antara negara-negara Arab terjadi setelah Trump melakukan kunjungan ke Arab Saudi di mana dia menuduh Iran “melakukan intervensi dan penghancuran” di tanah Arab.

Arab Saudi menjadi negara pertama yang dikunjungi Trump dalam safari internasional pertamanya pada 20 Mei 2017. Sebelumnya, tidak ada presiden AS yang menjadikan Saudi sebagai pemberhentian pertama dalam kunjungan luar negeri.

Sejumlah analis menilai, dukungan Trump kepada Saudi telah membuat rezim ini berani mengadopsi diplomasi regional yang lebih agresif. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL