Washington, LiputanIslam.com–Presiden AS Donald Trump dilaporkan membuat panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada minggu lalu. Dalam percakapan itu, Trump mengatakan bahwa jika AS dan Rusia berperang, negaranya akan menang.

“Jika Anda menginginkan perang militer, kita bisa lakukan itu, tapi kami akan menang,” kata Trump.

Sebelumnya, di tengah ketegangan yang menjadi-jadi antara AS dan Rusia, Putin menyatakan bahwa negaranya memiliki senjata nuklir terbaru yang bisa mencapai AS. Menurut seorang pejabat Amerika seperti dikutip oleh NBC News pada Kamis (29/3/18), pernyataan itu “benar-benar mengganggu presiden [Trump]”.

Dalam pidato di Moskow pada awal bulan ini, Putin mengatakan bahwa Rusia punya hak untuk menggunakan senjata nuklir “hanya untuk merespon serangan nuklir atau serangan lain dengan senjata pemusnah massal,”

Ia kemudian menyebut sejumlah senjata terbaru Rusia yang telah diuji yang akan membuat sistem pertahanan AS “tidak berguna.”  Ia juga mengatakan bahwa Barat telah mengabaikan Rusia namun mereka harus “mendengarkan kami sekarang.”

Ketegangan antara kedua negara ini mulai muncul pada beberapa minggu terakhir, pasca peracunan eks mata-mata Rusia dan agen ganda Inggris, Sergei Skripal.

Pejabat negara-negara Barat menyalahkan peracunan itu dilakukan oleh Moskow. Namun sejumlah analis menilai peracunan Skripal merupakan operasi bendera palsu (false flag operation) yang dilakukan MI5 dengan kerja sama media Inggris untuk menjatuhkan Rusia. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL