trumpclintoChicago, LiputanIslam.com—Kandidat presiden AS Donald Trump dan lawannya Hillary Clinton adalah kandidat “paling tak populer” dalam sejarah Amerika yang merepresentasikan 1 persen kalangan terkaya di negara itu. Demikian kata Joe Iosbaker, anggota Komite Anti-Perang PBB, dalam wawancara dengan Press TV, Senin (10/10/16)

Rakyat Amerika seharusnya “menolak kebijakan kedua kandidat tersebut, kabijakan yang hanya menguntungkan 1 persen, kebijakan dan rencana yang merupakan agenda perang dan kekerasan,” kata Iosbaker.

“Saya percaya Clinton akan menjadi presiden berikutnya, dan dengan pemerintahannya nanti, ia akan membawa peperangan dan kekerasan, [ia akan] mengurangi dukungan terhadap kalangan bawah dan kita semua harus siap untuk bersusah payah,” tambahnya.

Sementara itu, Trump bukan sosok yang cocok menjadi presiden karena ia tidak didukung oleh Wall Street dan seorang yang rasis. Trump selama ini berkali-kali mengekspresikan kebenciannya kepada Muslim, imigran dan wanita. Ia merepresentasikan kalangan paling rasis dan xenophobia di AS.

“Ia mengisi kampanyenya dengan pernyataan kebencian kepada orang-orang Muslim dan imigran dan sekarang tentu saja, kebencian terhadap wanita dan perilaku kasarnya yang sudah diketahui oleh seluruh dunia,” pungkasnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL