Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mencabut kebijakan pemisahan anak-anak imigran dari orangtua mereka di perbatasan Amerika Selatan.

“Kita akan memiliki perbatasan yang kuat, sangat kuat, tetapi kita akan menjaga keluarga tetap bersama,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Rabu (20/6/18).

“Saya tidak menyukai … perasaan ketika melihat keluarga dipisahkan,” akunya.

Meskipun begitu, presiden ke-45 AS itu menekankan bahwa kebijakan “zero-tolerance” nya terhadap imigran ilegal yang menyeberang perbatasan tidak akan dihapus.

“Kita akan melihat banyak orang yang bahagia,” klaim Trump.

Langkah Trump dalam mencabut kembali kebijakan pemisahan keluarga ini dilakukan hanya beberapa hari setelah viralnya pemberitaan media yang memperlihatkan anak imigran yang ditahan dalam kurungan besi di dalam fasilitas penjara di dekata perbatasan AS-Meksiko.

Foto tersebut mendapat kecaman dari dalam maupun luar negeri Amerika.

Presiden dari partai Republik itu telah bersumpah untuk mengatur imigrasi di Amerika, namun sejauh ini masih gagal dalam penyelesaian agendanya itu.

Sejak melakukan kampanye untuk pemilu presiden pada 2016, Trump dikecam karena diskriminatif terhadap komunitas ras, etnis, dan agama tertentu di Amerika. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*