Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi kepada Cina dan juga membatalkan perjanjian pasar bebas dengan Korea Selatan.

Ancaman sang presiden kepada dua mitra dagang utama Asia itu disampaikan pada Selasa (13/2/18) di depan pejabat partai Republik dan Demokrat di Gedung Putih.

Dalam pidatonya itu, Trump menuding Beijing telah merusak industri alumunium dan besi Amerika. Tuduhan itu disampaikan setelah dirinya mendapat dua laporan dari Departemen Perdagangan tentang subsidi pemerintah Cina atas ekspor besi dan alumunium mereka.

Cina, yang memproduksi hampir setengah dari seluruh produk besi di dunia, dikecam karena membanjiri pasar dunia dalam rangka memperkuat ekonomi dalam negeri.

“Saya akan membuat keputusan yang merefleksikan kepentingan terbaik AS, termasuk dengan menegur kelebihan produksi Cina dan negara lainnya,” kata Trump.

“Mereka menghancurkan industri kita, dan menghancurkan keluarga pekerja, dan kita tidak bisa membiarkan itu terus terjadi,” tambahnya.

Sementara itu, Trump juga menyerang Korea Selatan akibat adanya tanda-tanda perkembangan yang baik dalam hubungan negara tersebut dengan Korea Utara.

Dia menyebut perjanjian pasar bebas tahun 2012 dengan Korsel merupakan sebuah “bencana”, dan bahwa negaranya akan kembali menegosiasikan  “perjanjian yang adil” atau membatalkannya sama sekali.

“Kita punya perjanjian yang sangat, sangat buruk dengan Korea [Selatan]… Untuk kita, perjanjian itu hanya merugikan,” tambahnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*