topan cinaHangzhou, LiputanIslam.com — Topan Soudelor yang melanda wilayah Cina bagian timur telah menewaskan 14 orang dan menyebabkan empat orang lagi hilang di Provinsi Zhejiang. Demikian menurut pengumuman pemerintah lokal pada hari Minggu (9/8).

Di Kota Wenzhou, yang paling parah diterjang topan, 12 orang tewas dan empat lagi hilang. Sedang di kota tetangganya, Lishui, dua orang lagi tewas.

Korban antara lain tewas karena tersapu banjir atau terkubur di reruntuhan rumah atau longsoran tanah, kata otoritas pengendalian banjir provinsi sebagaimana dilansir Antara, Senin (10/8).

Topan Soudelor membawa hujan lebat ke kawasan tersebut dengan curah hujan mencapai 700 mm di beberapa daerah dalam dua setengah hari, rekor tertinggi dalam 120 tahun lebih. Akibatnya banjir merendam sebagian besar kedua kota itu dengan ketinggian air sampai empat meter.

“Hujan turun tanpa henti pada Sabtu malam dan ketika kami bangun pagi ini, mobil yang diparkir di luar rumah kami hampir tenggelam,” kata seorang warga yang tinggal di daerah Pingyang, Wenzhou.

“Kami tidak pernah menduga hujan bisa sedemikian lebat,” tambahnya seperti dilansir kantor berita Xinhua.

Pada Minggu petang, bencana topan itu telah berdampak pada 1,58 juta orang dan memaksa 188.400 mengungsi di Zhejiang.

Topan itu juga telah merobohkan 223 rumah, merusak 272 jalan dan 43.600 hektar lahan pertanian, menimbulkan kerugian ekonomi langsung sampai empat miliar yuan atau sekira 644 juta dolar AS.

Selain itu topan juga sempat memutuskan pasokan listrik ke 785.000 rumah namun 60 persen di antaranya sudah pulih kembali pada Minggu petang.

Pejabat provinsi sudah mengerahkan tim penyelamat ke daerah-daerah yang paling parah diterjang topan. Di Wenzhou saja, lebih dari 50.000 petugas penyelamat sudah dikerahkan untuk membantu penanganan pasca-bencana.

Pihak berwenang juga telah memperingatkan warga agar siaga menghadapi kemungkinan terjadinya banjir bandang dan tanah longsor untuk menghindari korban jiwa lain.

Setelah menerjang Taiwan dan menewaskan enam orang, Topan Soudelor mendarat di Provinsi Fujian dan bergerak dari sana ke Provinsi Anhui, Jiangxi dan Zhejiang, yang bertetangga.

Provinsi Jiangsu dan Anhui telah menjalankan reaksi tanggap bencana tingkat-tiga untuk menghadapi topan dan hujan badai, mengikuti tindakan Provinsi Jiangxi. Lebih dari 10.000 orang di Provinsi Anhui sudah diungsikan.

Pemerintah di Jiangxi telah mengungsikan wisatawan dan untuk sementara menutup objek wisata utama guna menghindari dampak topan tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL