topan jepangTokyo, LiputanIslam.com — Lebih dari sejuta warga Jepang diperintahkan untuk meninggalkan rumahnya akibat terjangan topan Halong yang menerjang kawasan barat-daya Jepang, Minggu (10/8).

Mengutip keterangan Badan Meteoriogi Jepang, BBC melaporkan bahwa curah hujan yang menyertai topan Halong berada pada tingkat yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan dikhawatirkan akan menimbulkan tanah longsor dan banjir besar di beberapa wilayah.

Sejauh ini telah seorang warga yang tewas akibat terjangan badai itu dan lebih dari 30 orang mengalami luka-luka. Demikian laporan televisi Jepang NHK. Warga yang tewas tersebut terseret arus deras sungai di Provinsi Gifu. Sementara seorang peselancar dikabarkan hilang di Provinsi Wakayama.

Pemerintah-pemerintah lokal di wilayah barat Jepang telah mengeluarkan perintah evakuasi kepada lebih dari 1,5 juta penduduk. Demikian laporan NHK.

Badai juga menghentikan operasional pesawat-pesawat terbang dan kereta api di kawasan yang terkena hantaman topan. Akibatnya ribuan penumpang terlantar di bandara-bandara dan stasiun-stasiun kereta api di tengah hari libur “Obon”.

Topan Halong datang hanya berselisih 1 bulan dari topan Neoguri yang telah menewaskan beberapa orang di kawasan selatan Jepang, bulan lalu. Akhir minggu lalu seorang tewas akibat terseret arus sungai ketika topan Nakri melanda negeri sakura itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL