Potret Mahmud Abbas bersama dengan Jason Greenblatt. Sumber: The National

Washington,LiputanIslam.com—Utusan Khusus AS untuk Negosiasi Internasional, Jason Greenblatt, mengatakan Gedung Putih hanya akan membuka kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington jika Palestina membuka diri untuk berunding dengan Israel.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Palestina, Al-Ayyam, yang diterbitkan pada Senin (8/7) kemarin, ia berkata, “Kantor PLO di Washington akan dibuka lagi jika negosiasi terjadi.”

Sebelumnya, Presiden Palestina, Mahmud Abbas, mengancam akan melaporkan Israel ke International Criminal Court (ICC). Ancaman inilah yang menurut Greenblatt menjadi dasar penutupan kantor PLO di Washington.

Greenblatt berdalih, keputusan ini didasarkan atas tanggungjawab Amerika pada para pembayar pajak. Menurutnya, Amerika saat ini telah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dan mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel. Menghadirkan hubungan diplomatik antara kedua negara di Yerussalem menghabiskan uang dari para pembayar pajak. (fd/Memo)

Baca: Para Mantan Pejabat Eropa Teken Petisi Anti-AS Soal Konflik Palestina-Israel

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*