LiputanIslam.com-Tokoh masyarakat Papua di Jakarta, Baharuddin Fara Wowan berharap agar oknum pelaku dugaan rasisme di Jawa Timur (Surabaya dan Malang) segera diungkap oleh TNI-Polri dan kemudian segera diproses secara hukum.

“Kepada bapak TNI-Polri, sebagaimana tuntutan dari seluruh wilayah dari Sabang sampai Merauke, simpul-simpul pergerakan anak muda Papua tentang diusut tuntasnya kasus ini, kami melihat begitu cepat dan prosesnya sudah berjalan, kami berharap ini segera diungkapkan pelaku rasis maupun TNI ini, sehingga dapat meredam segala bentuk kekerasan rasisme di bangsa ini,” ucap Baharuddin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/8).

Ia berharap agar kejadian berbau rasisme tersebut jadi yang terakhir. Ia merasa perbuatan rasisme sangat menginjak harkat dan martabat mereka.

“Derajat kami dipertaruhkan sebagai sebuah bangsa kami, terutama anak-anak di rumpun ras Melanesia sangat terciderai dengan bahasa maupun hal-hal seperti itu,” lanjut Baharuddin.

Sejumlah organisasi kepemudaan tingkat nasional mendesak pengusutan dan penegakan hukum terhadap pelaku, aktor intelektual, aparat kepolisian dan ormas yang menyulut terjadinya insiden rasial di Surabaya dan Malang.

Baca juga: Ikmapal Minta Presiden Lebih Perhatikan Masyarakat Papua dan Segera Adili Oknum Rasis

“Kami mendesak adanya pengusutan tuntas dan penegakan hukum yang seadil-adilnya terkait beberapa kasus kebangsaan yang terjadi beberapa waktu terakhir,” ujar Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Willem Wandik, mewakili organisasi kepemudaan lainnya di Grha Oikoumene, Jakarta, Selasa (20/8).

Sebelumnya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi berjanji akan mengusut oknum aparat yang diduga mengucapkan kata rasis kepada mahasiswa Papua seperti video yang beredar di media sosial.

Ia menyatakan penyelidikan yang akan dilakukan Kodam V/Brawijaya adalah untuk mengungkap kebenaran di balik video tersebut, apakah yang berujar rasis adalah benar anggota TNI AD, atau ada orang sipil yang sengaja mengenakan pakaian militer.

Wisnoe juga berjanji akan memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat, dan akan menjatuhkan sanksi tegas apabila memang terbukti oknum dalam video tersebut adalah seorang anggota TNI AD. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*