oposisi rusiaMoskow, LiputanIslam.com — Tokoh oposisi Rusia Boris Nemtsov tewas ditembak di ibukota Moscow, Jumat malam (27/2). Demikian laporan kantor berita Iran Press TV, Sabtu (28/2).

“Boris Nemtsov ditembak empat kali di pusat kota Moscow di kawasan Vasilyevsky. Tim penyidik tengah bekerja di tempat penembakan itu,” tulis kantor berita Rusia TASS mengutip keterangan pejabat kepolisian setempat, Jumat malam.

Kementrian Dalam Negeri Rusia telah membenarkan peristiwa tersebut.

“Nemtsov tengah berjalan di Jembatan Bolshoy Moskvoretsky dengan seorang teman dari Ukraina. Saat itulah ia ditembak dari sebuah mobil yang melaju,” kata jubir Kemendagri Rusia Elena Alekseeva.

Menurut polisi, teman Nemtsov adalah seorang wanita, dan kini polisi tengah mengorek keterangan darinya tengah peristiwa itu.

Sementara itu pengacara Nemtsov, Vadim Prohorov, sejak beberapa bulan yang lalu Nemtsov telah berulangkali menerima ancaman pembunuhan melalui sosial media.

Pembunuhan ini terjadi menjelang diselenggarakannya pawai tahunan yang digelar kelompok oposisi Rusia tanggal 1 Maret mendatang di Moskow. Ia direncanakan akan memimpin pawai tersebut.

Sejak tahun 2012 Nemtsov (55 tahun) adalah pemimpin Partai Republik Rusia-Partai Kebebasan Rakyat (RPR-PARNAS) yang dianggap pro-pengusaha. Ia juga pernah menjadi deputi perdana menteri pada tahun 1990-an di bawah kepemimpinan Presiden Boris Yeltsin.

Jubir kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Presiden Putin akan melakukan pengawasan langsung atas penyelidikan kasus ini.

“Presiden Putin mencatat bahwa pembunuhan kejam ini memiliki segala tanda sebagai sebuah pukulan (terhadap pemerintah) dan ini adalah sebuah provokasi yang murni,” kata Peskov.

Peskov juga mengatakan bahwa Putin menyatakan duka cita kepada keluarga Nemtsov.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL