china whistle blowerBeijing, LiputanIslam.com — Pemerintah Cina mengumumkan akan memberikan perlindungan bagi saksi “peniup peluit” yang bisa membongkar tindak korupsi.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Selasa (28/10), Kejaksaan Agung Cina mengumumkan untuk pertama kalinya akan memberikan perlindungan terhadap mereka bisa membongkar praktik korupsi. Kejaksaan Agung juga menyerukan warga untuk berani memberikan laporan secara resmi melalui instansi-instansi resmi dan pemerintah akan memberikan respon cepat.

Pemberantasan korupsi telah menjadi program utama Presiden Xi Jinping sejak menduduki jabatannya tahun 2012.

BBC melaporkan bahwa langkah ini menunjukkan bahwa selama ini masyarakat enggan untuk menjadi saksi “peniup peluit” karena biasanya mereka kemudian justru menjadi pihak yang tertuduh.

Selain perlindungan, Kejaksaan Agung (Supreme Court Procuratorate) juga akan menyediakan hadiah bagi saksi “peniup peluit”.

“Setelah mendapatkan laporan dari seseorang yang memberikan identitas jelas, Kejaksaan akan melakukan kajian risiko dan dalam waktu singkat, mengimplementasikan rencana perlindungan dan mencegah tuntutan balik terhadap saksi,” demikian pernyataan Kejaksaan Agung.

Kejaksaan Agung juga menyediakan saluran telepon khusus dan situs khusus bagi warga untuk memberikan pengaduan.

Cina tidak memberikan perlindungan kepada mereka yang memberikan pengakuan dan pernyataan di luar saluran resmi pemerintah.

Sejak kampanye anti-korupsi dimulai, beberapa blogger yang telah memposting informasi tindak korupsi telah ditangkap atau dianiaya setelah dituduh memberikan laporan palsu dan tuduhan-tuduhan lain.

Reuters melaporkan, blogger Li Jianxin ditikam pada bagian wajahnya pada bulan Juli lalu hingga membuat mata kanannya buta, oleh 2 orang tak dikenal. Mereka juga menyiramkan air keras ke punggungnya.

Sebelumnya Li memposting tindak korupsi di kota Huizhou, Provinsi Guangdong, yang dilakukan pejabat setempat.

Baru-baru ini pada bulan Oktober, seorang jurnalis yang menulis laporan jurnalis tentang tindak korupsi oleh sebuah BUMN, dipenjara dengan tuduhan penyuapan dan fitnah.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL