mh370 asJakarta, LiputanIslam.com — Setelah sebulan lebih tidak juga berhasil menemukan keberadaan pesawat Malaysia Airlines MH370, keputus-asaan mulai terjadi di antara tim pencari. Seorang perwira Angkatan Laut AS yang terlibat dalam pencarian mengatakan, pihaknya akan menghentikan pencarian jika tidak lagi menemukan bukti atau sinyal terbaru. Kapten AL AS, Mark Matthews, menyatakan tim bisa menyerah jika tak ada tanda-tanda keberadaan kotak hitam pesawat nahas itu.

“Pasti akan datang waktunya kami melempar handuk putih saat sinyal kotak hitam benar-benar hilang,” ujar Matthews seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (12/4).

Matthews mengatakan sepuluh pesawat dan 14 kapal telah menelusuri area seluas 16 ribu mil persegi di Samudra Indonesia selatan kemarin. Namun, kata dia, tim tak menemukan sinyal kotak hitam tersebut. Dalam beberapa hari ke depan, Matthews dan timnya akan mempersempit daerah pencarian di bawah air.

Di dalam tim, Matthews bertanggung jawab atas alat pendeteksi sinyal TPL-25, yang dapat mendeteksi sinyal kotak hitam. Begitu pula Bluefin-21, kendaraan bawah air. Kedua alat tersebut berada di bawah komando Ocean Navy Shield Australia.

Selama beberapa mendatang, Angkatan Laut AS mulai menggunakan Bluefin-21 untuk memetakan sonar sekitar 12 mil persegi dasar laut setiap hari sejak sinyal kelima terdeteksi di sekitar 1.500 kilometer sebelah barat laut Perth, Australia Barat. Sinyal itu ditangkap pada Kamis lalu oleh pesawat Air Force Orion P-3 milik Australia, yang telah menjatuhkan pelampung sonar ke atas lautan.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*