forensik internasionalKiev, LiputanIslam.com — Tim forensik internasional telah tiba di lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH-17 di Donetsk, Ukraina timur, setelah pemerintah Ukraina menghentikan operasi militer di kawasan tersebut.

Dalam rombongan internasional tersebut ahli-ahli forensik Australia dan Belanda datang bersama tim pengamat dari organisasi kerjasama keamanan Eropa.

Pertempuran yang terjadi di sekitar lokasi membuat operasi penyelidikan internasional terhambat. Sementara Australia meyakini masih terdapat sekitar 80 mayat di sekitar lokasi kecelakaan, sementara sebagian besar mayat telah dikirimkan ke Belanda untuk menjalani proses identifikasi.

Sebagaimana laporan BBC News, Kamis (31/7) waktu setempat, bunyi ledakan masih terdengar di dekat lokasi kecelakaan ketika tim internasional tersebut tiba.

Sementara itu sebuah tim ahli penerbangan Rusia telah berada di Ukraina menunggu ijin pemerintah Ukraina untuk datang ke lokasi kecelakaan.

Pesawat Malaysia Airlines MH-17 jatuh pada tanggal 17 Jali lalu bersama 298 penumpang dan awaknya yang dipastikan semuanya tewas.

Hingga kini masih simpang siur tentang penyebab jatuhnya pesawat MH-17, namun sebagian besar analisis menyebutkan penyebabnya adalah tembakan rudal anti-pesawat. Rusia dan separatis Ukriana pro-Rusia membantah tuduhan sebagai pelaku penembakan. Mereka sebaliknya menuduh Ukraina sebagai pihak yang harus bertanggungjawab atas musibah tersebut.

Sementara itu dalam perkembangan lain, parlemen Ukraina mendukung pengerahan 950 pasukan keamanan Belanda dan Australia untuk mengamankan lokasi kecelakaan. Parlemen juga menolak pengunduran diri PM Arseniy Yatsenyuk setelah bubarnya pemerintahan koalisi yang dibentuknya.

Di sisi lain para hari Kamis (31/7) Uni Eropa mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia dan kelompok separatis Ukraina pro-Rusia menyusul langkah yang sama yang dilakukan AS. Dalam sanksi baru ini milyardar Arkady Rotenberg yang juga teman dekat Presiden Vladimir Putin, dinyatakan dilarang untuk bepergian ke wilayah Uni Eropa dan asset-assetnya di luar negeri dibekukan. Selain Rotenberg, sejumlah pejabat dan pengusaha Rusia juga termasuk dalam daftar sanksi terbaru.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL