tim forensikKiev, LiputanIslam.com — Tim forensik internasional yang terdiri dari 70 ahli forensik dari Australia dan Belanda, berhasil menemukan bagian-bagian tubuh korban pesawat Malaysia Airlines MH17 di sekitar lokasi kecelakaan.

Penemuan tersebut terjadi pada hari pertama pencarian mereka di area seluas 35 km persegi, Jumat (1/8). Demikian laporan kantor berita BBC.

Kepala tim forensik, Pieter-Jaap Aalbersberg, mengatakan kepada wartawan bahwa timnya berhasil menemukan beberapa bagian tubuh korban kecelakaan dan segera akan mengirimkannya ke Belanda  untuk menjalani identifikasi bersama 227 jenasah lainnya yang telah dikirim ke Belanda.

Tidak ada keterangan tentang jumlah potongan tubuh tersebut dan apakah potongan-potongan tersebut berasal dari satu jenasah atau lebih.

Aalbersberg menambahkan bahwa timnya telah memindahkan markasnya ke kota Soledar, Provinsi Donetsk.

Para anggota tim forensik bergerak dengan menggunakan 16 kendaraan ke lokasi kecelakaan di luar Desa Grabove, bersama dengan tim pengamat dari organisasi keamanan dan kerjasama Eropa (OSCE).

Sementara itu pada hari yang sama Presiden Barack Obama dikabarkan mengadakan pembicaraan telepon dengan Presiden Vladimir Putin mengenai konflik di Ukraina. Kedua pemimpin tersebut sepakat bahwa menjadikan konflik terus berkecamuk bukanlah kepentingan kedua negara, namun Obama menegaskan keprihatinannya terhadap dukungan Rusia terhadap kelompok separatis Ukraina.

Dalam perkembangan terakhir konflik pada hari Kamis (31/7), sebanyak 10 tentara Ukraina tewas dalam pertempuran di dekat lokasi jatuhnya MH-17. Sebelumnya pertempuran yang berkecamuk telah menggagalkan upaya pencarian dan penyelidikan internasional.

Pesawat Malaysia Airlines jenis Boeing 777 dengan nomor penerbangan MH17 jatuh pada tanggal 17 Juli lalu dalam penerbangan antara Amsterdam ke Kuala Lumpur. Seluruh penumpang dan awaknya yang berjumlah 298 dipastikan tewas. Namun penyebab jatuhnya pesawat tersebut masih menjadi teka-teki.

Tim penyidik Inggris kini tengah melakukan analisa terhadap kotak hitam pesawat untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut.

Wartawan BBC melaporkan dari lokasi kecelakaan, bahwa saat ini tidak jelas pihak mana yang menguasai daerah lokasi kecelakaan pada saat pertempuran terus berkecamuk di sekitar wilayah itu. Bunyi tembakan dan ledakan terdengar berulangkali di kejauhan dari lokasi kecelakaan.

Kolonel Andriy Lysenko, jubir militer Ukraina mengatakan kepada pers bahwa pasukannya telah mendapatkan serangan kelompok separatis dalam pertempuran di kota Shakhtarsk, Kamis (31/7). Akibatnya sebanyak 10 tentara tewas, 13 luka-luka dan 11 lainnya hilang.

Di sisi lain kelompok separatis Donetsk mengklaim berhasil memukul mundur pasukan Ukraina dan menawan 3 prajurit dari satuan 25th Air Mobile Brigade. Mereka juga mengklain berhasil menghancurkan lebih dari 30 kendaraan tempur Ukraina.

Diperkirakan lebih dari 1.500 orang tewas dalam konflik bersenjata di Ukraina sejak bulan April lalu setelah kelompok separatis di Provinsi Luhansk dan Donetsk menyatakan pemisahan diri dari Ukraina.

Rusia yang berhasil menganeksasi wilayah Krimea bulan Maret lalu, dan memiliki hubungan kultural yang sangat dekat dengan warga Ukraina timur, dituduh berada di balik gerakan separatisme di Ukraina timur.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL