jupiter2Jakarta, LiputanIslam.com — Indonesia akhirnya menarik tim aerobatik yang rencananya akan tampil pada acara Singapore Air Show pekan depan. Hal ini disebabkan karena panitia membatalkan undangan terhadap delegasi Indonesia dalam acara tersebut yang diduga disebabkan dengan kekecewaan Singapura atas ketetapan Indonesia untuk menjadikan nama Usman Harun sebagai nama salah satu kapal perang Indonesia.

“Tim Jupiter (nama tim aerobatik Indonesia) sudah dikirim ke sana untuk tampil, tapi sekarang diperintahkan kembali karena berita itu (pembatalan undangan),” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhan Brigjen Sisriadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (9/2).

Sisriadi belum bisa memastikan kapan tim Jupiter tiba di Indonesia. Yang jelas, mereka diperintahkan untuk tidak tampil di acara Singapore Airshow.

“Jadi hanya PT DI (Dirgantara Indonesia) saja yang ikut pameran,” ungkapnya.

Tim aerobatik Jupiter adalah andalan Indonesia dalam ajang pameran dirgantara. Mereka sudah dikirim ke berbagai acara serupa di sejumlah negara. Mereka memiliki manuver yang tak kalah dengan tim-tim aerobatik negara-negara di Eropa dan Asia Pasifik.

Penarikan tim Jupiter ini seiring dengan pembatalan undangan bagi delegasi Indonesia, termasuk Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin dalam acara Airshow tersebut. Lewat atase pertahanan Indonesia, pihak Singapura menyampaikan pembatalan karena alasan kondisi dalam negeri mereka. Diduga kuat, berkaitan dengan masalah penamaan KRI Usman Harun.

Usman Harun adalah nama 2 orang prajurit marinir Indonesia yang telah melakukan serangan sabotase di Singapura ketika Indonesia tengah terlibat dalam konflik dengan Malaysia di tahun 1960-an, dan Singapura masih menjadi bagian dari Malaysia. Keduanya tertangkap oleh aparat keamanan Singapura dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 1968. Oleh pemerintah Indonesia keduanya telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL