Gaza, LiputanIslam.com—Kelompok gerakan pembebasan Palestina, Hamas, telah mengeksekusi tiga terdakwa pembunuhan komandan tinggi Hamas, Mazen Fuhaqaa.

Dua terdakwa dihukum gantung di kota Gaza pada Kamis (25/05/2017), sementara satu terdakwa lainnya dihukum tembak.

Ashraf Abu Leila, terdakwa utama pembunuhan Fuqahaa dituntut dengan kejahatan pembunuhan berencana, pengkhianatan negara, dan persekongkolan dengan musuh negara.

Terdakwa lainnya bernama Hisham al-Aloul (44) dan Abdallah al-Nashar, dinyatakan bersalah karena telah bekerjasama dengan rezim Israel.

Fuqahaa ditembak mati di kepala selama empat kali di gebang masuk perumahan Tal al-Hawa, Gaza, pada tanggal 14 Maret lalu. Ketiga pembunuh ditangkap oleh polisi Palestina pada awal bulan Mei.

Berbicara di konferensi pers pada 11 Mei lalu, ketua politik Hamas Ismail Haniyeh menyatakan hukuman mati tersebut adil dan layak diberikan kepada para terdakwa untuk menghormati Fuqahaa, semua syuhada Palestina dan para tahanan di penjara Israel.

Haniyeh juga menyatakan kemarahannya atas rezim Israel yang berada dibalik aksi kriminal ini.

“Pemerintah Israel memberikan perintah terkait pembunuhan Fuqahaa. Para terdakwa telah mengakui kejahatan dan menjelaskan aksi pembunuhan tersebut secara detil,” ujar Haniyeh. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL