Gaza Kids

Foto: Press TV

GazaCity, LiputanIslam.com – Serangan brutal Israel di Jalur Gaza, selama lebih tiga minggu ini dilaporkan telah merengut nyawa lebih dari 250 anak-anak yang tidak berdosa. Hal itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina, seperti dilansir Press TV, 29 Juli 2014.

Lebih dari 100 orang penduduk Palestina telah gugur dalam serangan terakhir Israel di Jalur Gaza  hanya dalam waktu 24 jam. Sebagian diantara korban adalah anak-anak.

Dari keterangan saksi mata, dilaporkan bahwa Tentara Zionis Israel mengebom setiap tempat di Jalur Gaza. Termasuk, menghancurkan rumah sakit, dan sekolah di Beit Hanum yang menjadi tempat pengungsian. Kendati sekolah itu berada  dalam pengawasan PBB, tak menciutkan nyali Israel untuk menyerangnya.

Sampai hari ini, total penduduk Palestina yang gugur sejak Operation Protective Edge dilancarkan di Jalur Gaza, telah menembus angka 1.160 orang. Badan HAM initernasional mengungkapkan bahwa korban yang paling banyak berjatuhan dari serangan Zionis Israel adalah penduduk sipil. Dan PBB berencana untuk mengadakan investigasi terkait kejatahan perang yang dilakukan Israel kepada penduduk Palestina.

Sementara ini, krisis kemanusiaan yang telah meluas di Jalur Gaza telah berimbas pada persediaan obat-obatan dan pelayanan kesehatan. Paramedis menyatakan bahwa serangan Israel kali ini menggunakan berbagai senjata baru – dan dokter setempat belum memiliki berpengalaman dalam menangani pasien yang terluka akibat senjata baru tersebut.

“Israel menggunakan berbagai varian senjata modern untuk menyerang penduduk sipil yang tak bersenjata, dan negeri ini tengah diterjang badai terorisme tingkat tinggi yang begitu canggih,” ujar Mads Gilbert, seorang dokter dari Norwegia.

Berbagai kecaman datang dari penjuru dunia, namun Israel tidak bergeming dan terus menerus melanjutkan pembantaian di Jalur Gaza. Sedangkan Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas telah bersumpah akan menjadikan Jalur Gaza sebagai kuburan bagi Tentara Zionis Israel. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL