bom tiranaTirana, LiputanIslam.com — Ibu Kota Albania, Tirana, diguncang tiga ledakan hebat pada Selasa (10/2) petang. Perusahaan milik keluarga Mendagri Albania serta rumah seorang perwira polisi menjadi sasarannya. Sementara itu bom ketiga ditemukan di satu halte bus dan terpaksa diledakkan dengan pengendali jarak jauh oleh pasukan polisi.

Menurut laporan surat kabar Albania, Daily News, jaksa urusan pidana khusus sedang menyelidiki ketiga serangan bom tersebut, yang dianggap sebagai aksi teroris.

Bom pertama meledak di toko farmasi milik ayah Menteri Dalam Negeri Saimir Tahiri, demikian laporan Xinhua seperti dilansir Antara, Rabu (11/2). Toko obat Bashkim Tahiri nyaris hancur total. Ledakan itu cukup kuat untuk merusak toko lain di dekatnya.

Toko obat tersebut berada di dekat Tirana University Hospital Center. Penyelidikan memperlihatkan bahan peledak tersebut diletakkan di mesin penyejuk udara, di tembok luar toko itu.

Polisi memasang penghalang jalan dan para ahli berada di lokasi ketika ledakan lain terjadi di rumah mantan kepala polisi, yang saat ini menjadi Direktur Kejahatan Serius di Korca, Albania Selatan.

Yang menimbulkan kepanikan lebih besar ialah dinamit yang diletakkan di satu stasiun bus, di dekat Vasil Shanto School. Pasukan polisi melakukan peledakan terkendali untuk menghilangkan resiko.

Semua ketiga ledakan tersebut memiliki mekanisme pemicu yang berbeda. Satu bom di toko obat memiliki pemicu elektronik, yang di gedung apartemen memiliki sumbu, sedangkan peledak di halte bus memiliki detonator eletrik.

Ketiga ledakan itu mungkin dilakukan oleh kelompok yang sama, dan perbuatan tersebut telah dipandang oleh pemerintah sebagai aksi teror.

Polisi telah menginterogasi 12 orang yang mungkin memiliki keterangan mengenai peristiwa itu, dan mengambil rekaman kamera dari pengusaha di sekitar tempat ledakan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL