milisi houthiSana’a, LiputanIslam.com — Kelompok Houthi Yaman mengancam akan menyerang Saudi Arabia bila negara itu tidak menghentikan serangan udaranya terhadap Yaman. Kelompok Shiah Zaidi ini telah mengirimkan ancamannya kepada Saudi dan mendesak dialog politik yang dimediasi PBB dilangsungkan di Yaman.

“Kami akan melancarkan serangan militer ke Saudi Arabia, jika serangan udara terhadap Yaman tidak dihentikan,” kata Mohammed Bahiti, salah satu pemimpin member gerakan Ansarullah yang ditulang-punggungi oleh kelompok Houthi, kepada televisi Al Mayadeen, sebagimana dilansir Russia Today, Jumat (24/4).

Bahiti menegaskan bahwa Gerakan Ansarullah dan kelompok Houthi tidak memerlukan rudal-rudal untuk menyerang Saudi, merujuk pada serangan udara Saudi yang telah menghancurkan depot-depot rudal dan senjata Yaman. Ia juga menegaskan bahwa serangan Saudi tidak menghancurkan kemampuan militer kelompok Houthi.

Bahiti juga menyebutkan bahwa kelompok Houthi siap untuk melanjutkan pembicaraan politik antar kelompok-kelompok politik Yaman yang disponsori PBB, mulai dari titik sebelum serangan Saudi dan koalisi Arab. Pembicaraan itu berakhir tanpa hasil pada Januari.

Namun ia juga menegaskan bahwa presiden terguling Mansour Hadi tidak boleh lagi kembali ke kekuasaan karena dianggap sebagai ‘pengkhianat’.

“Rakyat Yaman tidak akan menghargai Mansour Hadi dan membiarkannya kembali berkuasa,” kata Bahiti.

Pernyataan tersebut muncul setelah pertempuran kembali memanas di Yaman, setelah pada hari Selasa (21/4) Saudi mengumumkan penghentian serangan udara dan berakhirnya operasi ‘Decisive Storm’ dan berganti dengan operasi ‘Restoring Hope’ dengan penakanan pada anti-terorisme, keamanan dan penyelesaian politik atas krisis di Yaman.

Namun kurang dari sehari kemudian serangan udara Saudi dan koalisinya kembali berlangsung. Sementara milisi Houthi dan pasukan loyalis mantan Presiden Ali Abdullah Saleh pendukung Gerakan Ansarullah menggempur Aden dan wilayah-wilayah yang masih dikuasai pendukung mantan presiden Hadi.

Serangan udara Saudi menghantam kota-kota Aden, Houdida, Taiz, Dhale dan Ibb.

Sejak offensif militer Saudi di Yaman tanggal 26 Maret lalu, Saudi dan koalisinya telah melancarkan 4.000 kali serangan udara, menewaskan lebih dari 1.100 orang dan membuat lebih dari 150.000 orang kehilangan tempat tinggalnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL