London, LiputanIslam.com—Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengatakan Inggris dan Amerika Serikat tidak dapat lagi mengintervensi negara-negara berdaulat seperti sebelumnya. Pernyataan tersebut ia katakan dalam pertemuannya dengan pejabat Partai Republik di Philadelphia, Pennsylvania, Kamis (26/01/2017).

“Masa-masa di mana Inggris dan Amerika mengintervensi negara berdaulat lain untuk menciptakan dunia yang kita inginkan telah berakhir.”

Namun, ia menegaskan kedua kekuatan ini harus tetap memimpin dunia dan menyelesaikan “tantangan-tantangan global baru,” termasuk krisis di Suriah dan perang melawan kelompok teroris ISIS.

“Ini tidak berarti kembali menggunakan kebijakan lama yang telah gagal. Tapi kita juga tidak bisa diam ketika ada ancaman yang nyata dan ketika kepentingan kita diintervensi,” tuturnya.

“Kita harus kuat, pintar, dan keras kepala. Dan kita harus menunjukkan tekad untuk membela kepentingan kita,” tegasnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL