Washington, LiputanIslam.com—Berdasarkan beberapa hasil survei yang dilakukan baru-baru ini, terungkap bahwa mayoritas warga Amerika Serikat menginginkan presiden mereka mundur setelah terjerat kasus pelecehan seksual.

Survei dari Public Policy Polling yang dirilis pada Kamis (14/12/17) menemukan bahwa 53% para pemilik AS meminta Presiden Donald Trump keluar dari jabatannya. Survei ini dilakukan setelah adanya belasan wanita yang menuding Trump melecehkan mereka sebelum dia terpilih sebagai presiden.

Sebaliknya, hanya 42% yang menginginkan Trump terus menjadi presiden AS.

Beberapa minggu sebelumnya, sejumlah pejabat Kongres juga mundur dari jabatan mereka karena tersangkut kasus yang sama. Salah satu pejabat yaitu Senator dari partai Demokrat, Al Franken, dari Minnesota.

“Para pemilik AS menginginkan konsistensi dalam cara para politisi merespon tuduhan-tuduhan pelecehan seksual,” kata direktur Public Policy Polling, Dean Debnam, dalam sebuah pernyataan.

“Mereka setuju dengan keputusan Al Franken untuk mundur—tapi mereka juga berpikir Trump seharusnya juga bertindak demikian.”

Akhir-akhir ini, Amerika tengah menghadapi banjir kasus pelecehan dan perkosaan yang terjadi di dunia politik, media, dan Hollywood. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL