kapal induk perancisParis, LiputanIslam.com — Perancis mengirimkan kapal induk ke kawasan Timur Tengah sebagai kaitan dengan aksi serangan di Paris minggu lalu. Hal itu disampaikan Presiden Francois Hollande di atas geladak kapal induk Charles de Gaulle, Rabu (14/1).

Sebagaimana dilansir Press TV, Kamis (15/1), dalam pidatonya tersebut Hollande mengatkan bahwa peristiwa serangan di Paris telah “membenarkan kehadiran kapal induk di Timur Tengah”.

Pidato tersebut dilakukan di hadapan personil militer Perancis di atas kapal induk yang akan diberangkatkan ke kawasan Timur Tengah dan bergabung dengan pasukan koalisi pimpinan AS yang mengklaim tengah memerangi kelompok ISIL dan militan takfiri.

“Terima kasih kepadsa (kapal induk) Charles de Gaulle, kita akan memiliki kekuatan. Kita mungkin juga akan beroperasi di Irak,” kata Hollande.

Pidato tersebut dilakukan pada hari yang sama terbitan terbaru majalah Charlie Hebdo habis terjual. Dalam terbitan terbatu ini Chalie Hebdo kembali menampilkan karikatur Nabi Muhammad di sampul mukanya sehingga mengundang kecaman umat Muslim di seluruh dunia.

12 orang tewas dalam serangan bersenjata di kantor majalah Charlie Hebdo di Paris minggu lalu, disusul sehari kemudian dengan aksi penyanderaan di sebuah supermarket “kosher” yang menewaskan 5 orang.

Dua tersangka aksi serangan, disebut-sebut sebagai 2 bersaudara Said dan Cherif Kouachi, tewas ditembak polisi pada hari Jumat (9/1), atau 2 hari setelah serangan.

Dalam sebuah video yang dipublikasikan hari Minggu (11/1), Amedy Coulibaly, pelaku serangan di supermarket “kosher” mengaku sebagai bagian dari aksi serangan terhadap Charlie Hebdo. Ia juga mengaku bekerja untuk kelompok ISIL.

Sejumlah pengamat menuduh aksi-aksi tersebut sebagai sebuah operasi inteligen yang dilakukan oleh Mossad dan CIA.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*