LiputanIslam.com – Terkait dugaan kasus suap Bowo Sidik Pangarso, KPK akan memanggil sosok menteri yang terlibat.

“Oh iya dong. Ini kan bicara keadilan. Kalau nggak gitu, nggak adil dong,” ucap Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, di kantor KPK, Selasa (23/4).

Saut menambahkan bahwa pihaknya terus memproses kasus ini selama ada bukti.

Menteri terkait akan dipanggil karena sebelumnya pengacara Bowo Sidik, Saut Edward Rajagukguk, menyatakan bahwa ada seorang menteri yang memberikan uang sejumlah 8 milyar. Uang yang berada dalam amplop yang disita KPK.

“Sumber uang yang memenuhi Rp. 8 Milyar yang ada di amplop tersebut dari salah satu menyeri di kabinet ini,” ucap Saut Edward kepada para wartawan sebelumnya, Rabu (10/4).

Mengenai nama jelas sang menteri, Saut dan Bowo tidak mengklarifikasi kepada publik, namun mereka sudah menjelaskannya kepada KPK.

KPK terus menelusuri pihak-pihak yang terkait dalam kasus Bowo Sidik ini. Bowo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). Asty Winasti sebagai sang marketing manager dan Indung pun telah ditetapkan menjadi tersangka karena memberikan uang suap. (Ayu/Detik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*