boston bombingBoston, LiputanIslam.com — Terdakwa kasus pemboman Boston tahun 2013, Dzhokhar Tsarnaev (21 tahun), dinyatakan bersalah atas peristiwa yang menewaskan 3 orang dan melukai 260 orang itu. Namun pengadilan masih akan menentukan hukuman yang harus ditanggunya dengan ancaman tertinggi adalah hukuman mati.

Seperti dilaporkan BBC News, Kamis (9/4), keputusan tersebut diberikan dewan juri setelah pengacara Tsarnaev mengakui kliennya sebagai pelaku pemboman, meski ia juga menyebutkan kliennya hanyalah korban indoktrinasi kakak laki-lakinya yang tewas dalam pengejaran polisi terhadapnya.

Kini para pengacara Tsarnaev hanya bisa berharap kliennya tidak mendapatkan hukuman mati. Ketua tim pengacara Tsarnaev, Judy Clarke, yang terkenal sebagai pengacara yang sering membela orang-orang terkenal yang menghadapi ancaman hukuman mati, telah mengajukan permintaan agar persidangan dipindahkan dari kota Boston demi menghindari sentimen negatif terhadap kliennya. Sementara negara bagian Massachusetts, dimana kota Boston berada, telah menghapuskan hukuman mati pada tahun 1984, dan tidak pernah menghukum mati seorang narapidana pun sejak tahun 1947.

Ketika keputusan dibacakan, Tsarnaev tampak menundukkan kepalanya. Sementara tidak jauh darinya, ibu dari salah satu korban tewas, menghapus air matanya setelah Tsarnav dinyatakan bersalah. Sementara ayah dari seorang korban memeluk salah seorang jaksa.

Tsarnaev dan kakak laki-lakinya, Tamerlan dituduh menjadi pelaku pemboman Boston. Pengacara Tsarnev menyebut kliennya hanya mengikuti rencana Tamerlan, yang tewas tertembak dalam perburuan polisi, beberapa hari setelah terjadinya pemboman.

Jaksa menuduh motif pemboman adalah ‘menghukum Amerika atas kejahatan terhadap umat Islam’. Sejumlah pengamat inteligen menuduh pemboman tersebut sebagai operasi inteligen ‘bendera palsu’ untuk mendiskreditkan Islam, sementara Tsarnev dan Tamerlan hanyalah korban kambing hitam. Mereka menunjukkan bukti gambar tas putih yang dikenakan Tsarnev yang tidak sama dengan tas hitam yang disebut-sebut sebagai tempat menyimpan bom.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL