detroit-flickr-trey-campbellWashington, LiputanIslam.com — Ekonomi AS mengalami kondisi terburuk dalam 5 tahun terakhir. Selama kuartal pertama tahun ini, Gross Demestic Product (GDP) negeri Paman Sam ini mengalami kontraksi sebesar 2,9%.

Angka itu jauh lebih buruk dari prediksi departemen perdagangan AS sebesar minus 1%, juga lebih buruk dari prediksi para ekonom. Namun ada harapan terjadinya pemulihan yang cepat selama kuartal kedua tahun ini. Demikian laporan BBC, Rabu (25/6).

Pemerintah AS mengklaim pemulihan ekonomi tengah berlangsung dengan beberapa indikator yang terlihat selama bulan April dan Mei. Para analis memperkirakan cuaca buruk awal tahun sebagai penyebab merosotnya ekonomi.

Beberapa indikator yang menunjukkan hasil buruk adalah konsumsi yang hanya tumbuh 1% dari target 3,1%, ekspor yang turun lebih besar sebesar 8,9% dari target 6%.

Tentang pemulihan itu sendiri sebagian analis khawatir tidak seperti harapan yang tidak cukup untuk memulihkan kondisi ekonomi yang terlanjur mesorot jauh. Sebagaimana laporan BBC, beberapa analis bahkan mengkhawatirkan AS telah bergerak menuju kondisi resesi.

Dibandingkan kuartal sebelumnya, kinerja ekonomi tahun ini sangat jauh berbeda. Pada kuartal terakhir tahun 2013 ekonomi AS tumbuh 2,6%, atau terjadi penurunan tajam sebesar 5,5%.

Terkait dengan kinerja ekonomi yang buruk ini, minggu lalu bank sentral AS merevisi angka pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,1% sampai 2,3%, dari prediksi sebelumnya antara 2,8% sampai 3%.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL