pasukan perancisBangui, LiputanIslam.com — Tentara-tentara Perancis dituduh melakukan aksi-aksi pemerkosaan dan sodomi terhadap anak-anak korban kekerasan di Republik Afrika Tengah (CAR). Demikian kanto berita Inggris The Guardian melaporkan, Rabu (29/4), sebagaimana dilansir Press TV.

Menurut laporan itu tentara-tentara Perancis yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB itu memaksa anak-anak itu untuk melakukan hubungan seksual dengan imbalan makanan.

Sebagian besar aksi-aksi tidak beradab itu terjadi di ibukota Bangui tahun 2014, demikian laporan berjudul ‘Sexual Abuse on Children by International Armed Forces’ itu menyebutkan.

Menurut The Guardian, laporan tersebut dibuat berdasarkan bocoran-bocoran informasi yang diberikan oleh aktifis anti AIDS, ‘Aids Free World’.

“Kebiasaan pelecehan seksual oleh personil penjaga perdamaian itu terbongkar di sini dan apa yang dilakukan oleh PBB sungguh membuat ingin muntah. Namun yang lebih menyedihkan adalah hal ini bukan sesuatu yang aneh,” kata Paula Donovan dari ‘Aids Free World’.

Ia menambahkan bahwa kasus-kasus ini harus diselidiki oleh komisi independen internasional dengan kewenangan mutlak setelah PBB dianggap mengabaikan bahkan menutup-nutupi kasus ini.

Otoritas Perancis mengatakan kini tengah melakukan penyelidikan atas temuan tersebut, sementara organisasi pengungsi PBB UNHCR menyebutkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas bocornya informasi tersebut ke publik.

Pada bulan Maret lalu DK PBB menyetujuk penambahan 1.000 personil penjaga perdamaian di CAR dari sebelumnya sebanyak 12.000 orang. UNHCR mengatakan hampir sejuta orang telah kehilangan tempat tinggalnya akibat konflik di CAR.

Lebih dari 1.000 orang tewas di CAR sejak Desember 2013, ketika milisi-milisi Kristen melancarkan serangan terkoordinir terhadap warga Muslim yang dianggap bertanggujawab atas kudeta terhadap pemerintahan Kristen pada bulan Maret 2013.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL