syrian army2Damaskus, LiputanIslam.com — Tentara Suriah tengah bersiap menghadapi serangan besar-besaran baru pemberontak yang diperkirakan akan menyerang selatan Suriah dari perbatasan Yordania.

Menurut keterangan sumber-sumber militer Suriah kepada media Lebanon Al Akhbar, mereka telah memonitor adanya penumpukan kekuatan pemberontak di perbatasana Yordania-Suriah, menyusul gagalnya perundingan Genewa II baru-baru ini yang disusul oleh keterangan beberapa pejabat Amerika bahwa Amerika tengah mempertimbangkan kembali “pilihan” serangan militer terhadap Suriah

“Tentara Suriah siap untuk menghadapi serangan mendadak,” kata sumber tersebut kepada Al Akhbar, media yang dikenal dekat dengan blok “Perlawanan” di Lebanon yang dipimpin Hizbollah.

Sumber tersebut memperkirakan pertempuran mendatang akan berkecamuk di sekitar Dara’a yang terletak di dekat perbatasan Yordania, di selatan ibukota Damaskus.

“Ada persiapan serius di sepanjang perbatasan Yordania…. Sejumlah besar pemberontak sedang mempersiapkan serangan besar,” tambah sumber yang tidak disebutkan namanya itu.

Hari Selasa (18/2) pemberontak dari kelompok al Nusra dan Jund al Sham menyerang pos tentara Suriah yang dikenal sebagai Batalyon Kimyaa di kota Busra al Harir di sebelah timur Daraa. Namun tentara bersama dengan milisi Komite Rakyat di kota tersebut berhasil memukul mundur serangan yang menyebabkan banyak korban di kalangan pemberontak.

Sementara itu di Aleppo, kota utama Suriah yang terletak di utara dan berdekatan dengan perbatasan Turki, tentara Suriah terus melakukan operasi pembersihan dan berhasil membuat kemajuan besar dengan merebut kendali titik-titik strategis dan menyerbu kota yang luas dari arah yang berbeda. Unit tentara berhasil menguasai dua bukit strategis yang terletak di sebelah timur Aleppo dalam upaya untuk memperketat kepungan terhadap kedudukan pemberontak di sana.

Sebuah sumber resmi militer mengatakan kepada Al Akhbar bahwa dalam operasi merebut bukit al Ghalia dan bukit Syriatel itu  puluhan pemberontak teroris dari berbagai negara terbunuh.

“Pertempuran sedang berkecamuk di dalam kawasan industri, di sebelah tenggara Penjara Pusat dan di kawasan peternakan yang terletak di pinggiran Aleppo timur,” tambah sumber itu.

Sumber-sumber oposisi mengakui bahwa tentara Suriah telah memasuki kota dan sejumlah besar pejuang dari kelompok Free Syrian Army dan Brigade al Tawhid melarikan diri, sementara pemberontak dari kelompok al Nusra masih terus bertahan.

Serangan pemberontak berhasil ditahan di Bandara Quweiris, 35 km sebelah timur Aleppo, dan unit-unit tentara telah memperkuat posisi mereka di sekitar bandara yang memungkinkan beberapa pesawat mendarat dengan aman.(ca/al akhbar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL