tentara nigeriaLagos, LiputanIslam.com — Tentara Nigeria membebaskan 338 orang, sebagian besar di antara mereka adalah wanita dan anak-anak, yang ditahan oleh pemberontak Boko Haram dekat benteng kelompok itu di hutan Sambisa di bagian timur laut Nigeria. Demikian keterangan tentara Nigeria pada hari Rabu (28/10).

“Satuan angkatan darat … menyelamatkan 338 orang yang disandera oleh para teroris,” demikian jubir tentara Nigeria menyebutkan keberhasilan operasi militer hari Selasa. Ia menambahkan bahwa 192 di antara mereka yang dibebaskan itu adalah anak-anak dan 138 wanita, lapor AFP seperti dilansir Antara.

Belum jelas apakah di antara sandera yang dibebaskan itu termasuk 200 siswi sekolah perempuan yang diculik tahun lalu di Chibok, di timur laut Nigeria.

Operasi tersebut menyasar “kamp-kamp yang diduga milik teroris Boko Haram di desa Bulajilin dan Manawashe di bibir hutan Sambisa, kata tentara lagi. Gambar-gambar yang disiarkan oleh tentara menyusul operasi itu menunjukkan sebagian besar kaum wanita dengan beberapa di antara mereka membawa bayi-bayi.

Para sandera yang dibebaskan telah dipindahkan ke sebuah kamp khusus untuk pengungsi di Mubi dekat negara bagian Adamawa, tentara menyebutkan.

Disebutkan juga bahwa empat tersangka anggota Boko Haram yang melakukan misi pengeboman bunuh diri ke kota Gubula di negara bagian Adamawa dicegat dan dibunuh oleh pasukan pemerintah. Beberapa senjata, bom-bom mortir, bahan peledak dan peluru disita dari para tersangka, tambahnya.

Sejauh ini belum ada konfirmasi independen atas klaim yang disiarkan tentara.

Boko Haram diyakini menyekap para siswi sekolah Chibok di benteng hutan Sambisa. Penculikan para siswi itu terjadi pada 14 April 2014 dan menimbulkan kemarahan internasional, dengan kutukan keras diarahkan kepada Presiden waktu itu Jonathan Goodluck karena respons lambannya atas nasib para siswi itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL