ganjaRoma, LiputanIslam.com — Tentara Italia dikabarkan telah menanam sejumlah besar tanaman ganja (marijuana) di komplek pabrik farmasi milik militer di Florence. Demikian laporan RIA Novosti, Selasa (9/9).

Penanaman ganja tersebut merupakan bentuk kerjasama antara kementrian kesehatan dan kementrian pertahanan Italia, dan laporan lengkap mengenai bentuk kerjasama itu akan diumumkan ke publik akhir bulan ini.

Meredam kekhawatiran atas liberalisasi obat-obatan, Menkes Beatrice Lorenzin, sebagaimana dikutip oleh media Italia La Stampa, mengatakan:

“Dari sudut pandang farmasi, tidak ada masalah dengan terapi penggunaan ganja. Bagaimana pun ini harus diperlakukan sebagai obat.”

Ia berharap bahwa dengan berada di bawah kontrol militer, obat itu bisa dibatasi untuk penggunaan bagi pengobatan saja.

La Stampa menyebutkan, obat yang terbuat dari ganja itu akan tersedia di industri farmasi Italia paling cepat tahun depan.

Ganja yang ditanam di Florence, selain digunakan untuk pengobatan di kemiliteran, juga untuk industri kosmetik dan parfum di pasar sipil.

Sampai saat ini belum ada penanaman ganja secara legal di Italia, sehingga kebutuhannya harus dipenuhi dengan pembelian dari luar sehingga membebani sistem kesehatan setempat.

Italia memiliki aturan ketat mengenai kepemilikan penjualan dan penanaman ganja yang dianggap ilegal. Penanaman dan penjualan ganja diancam hukuman penjara, sedangkan kepemilikan dengan jumlah kecil untuk pemakaian pribadi, diancam hukuman denda dan pencabutan dokumen-dokumen yang dikeluarkan pemerintah, seperti SIM dan pasport.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL