Tepi Barat, LiputanIslam.com—Tentara Israel menembak seorang remaja Palestina berumur 16 tahun hingga tewas. Peristiwa ini terjadi kemarin (30/1/18) di desa al-Mugheir, Ramallah, Tepi Barat.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan Palestina, remaja bernama Layth Abu Naeem itu ditembak di matanya dari jarak dekat oleh tentara Israel.

Dia pun meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit di Ramallah.

“Tentara membunuhnya dari jarak dekat. Mereka bisa saja menangkapnya; mereka bisa melukainya; mereka bisa menembak kakinya… tapi mereka memang ingin membunuhnya,” kata paman Abu Naeem.

“Peluru ditembakkan matanya dan masuk sampai belakang kepala,” tambahnya.

Tentara Israel diketahui sangat sering menembak penduduk Palestina dengan senjata, dengan alasan adanya ancaman penusukan terhadap tentara.

Sejumlah badan HAM telah berkali-kali mengkritik rezim Tel Aviv atas kebijakan penembakan semena-mena terhadap sejumlah besar penduduk Palestina yang sebenarnya tidak memberikan ancaman serius kepada orang Israel.

Angka serangan Israel kepada warga Palestina meningkat tajam sejak Presiden AS Donald Trump mengeluarkan kebijakan yang mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibu kota Israel. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*