Tepi Barat, LiputanIslam.com—Seorang pria Palestina dilaporkan mengalami luka parah setelah ditembak oleh tentara Israel dalam bentrokan antara warga lokal dan pemukim Israel di Tepi Barat.

Menteri Kesehatan Palestina memberikan konfirmasi pada Senin (4/12/17) bahwa pria yang tak diketahui namanya itu terkena luka di dada dan telah dibawa ke ruang operasi di rumah sakit Rafidya, kota Nablus.

Sumber lokal menyebutkan, pria tersebut ditembak pasukan Israel dekat pemukiman ilegal milik Israel, Migdalim, yang berada di desa Palestina, Qusrah, Nablus selatan.

Aktivis Palestina, Ibrahim Wadi, melaporkan kepada kantor berita WAFA bahwa tentara Israel menyerang desa Qusrah setelah pemukim Israel mendatangi desa itu dan memprovokasi warga setempat.

Tentara Israel menembakkan mesiu dan gas air mata kepada warga, yang menyebabkan luka-luka dan masalah pernapasan. Seorang pria Palestina pun menjadi korban tembakan.

Menurut pengakuan seorang tentara Israel, pasukannya “menggunakan alat kontol-massa untuk membubarkan kerusuhan yang terjadi.”

Dalam beberapa hari terakhir, terjadi serangkaian kerusuhan di kawasan pendudukan setelah adanya kasus penembakan petani Palestina hingga tewas pada hari Kamis lalu. Korban yang bernama Mahmoud Zaal Oudah (48) terbunuh ketika sedang bekerja di ladangnya di dekat kawasan Qusrah. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL