israelTepi Barat, LiputanIslam.com–Dalam penggerebekan yang berlangsung sepanjang malam di Tepi Barat, militer Israel menahan setidaknya 27 warga Palestina tak bersalah pada hari Senin lalu.

Berdasarkan informasi dari penduduk lokal yang menjadi saksi mata, malam itu tentara Israel mengepung kota Dura yang berjarak 11 kilometer dari al-Khali (Hebron) dan menangkap 20 orang.

Selain itu, mereka juga menahan seorang warga berumur 25 tahun di desa al-Kum yang berjarak 13 kilometer dari al-Khalil, seorang pria bernama Mohammad Ibrahim al-Hour di kota Surif, dan dua orang dari kota Yatta.

Kawasan pendudukan Palestina telah mengalami ketegangan sejak tentara Israel menutup jalur bagi warga Palestina menuju Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada bulan Agustus 2015. Warga Palestina mengatakan Tel Aviv ingin mengubah status quo Masjid Al-Aqsa, situs Islam paling suci setelah Masjid Haram di Mekkah dan Masjid al-Nabawi di Madinah.

Sampai saat ini, setidaknya 220 warga Palestina telah kehilangan nyawa di tangan tentara Israel  sejak bulan Oktober lalu. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL