Ramallah, LiputanIslam.com–Tentara Israel bersenjata berat merazia sejumlah kantor berita Palestina di kota Ramallah, kawasan pendudukan Tepi Barat, pada Senin (10/12).

Menurut laporan dari kantor berita Wafa, para tentara membobol dan menggeledah kantor-kantor berita tersebut. Mereka juga memeriksa identitas para karyawan yang sedang bekerja dan memeriksa ruang fotografi dan editing.

Para karyawan mengatakan, tentara Israel memeriksa komputer dan kamera CCTV kantor, serta menyita rekaman CCTV dari bangunan terdekat.

Lembaga Pusat Pengembangan dan Kebebasan Media Palestina, MADA, menyebutkan bahwa rezim Israel telah melakukan ratusan pelanggaran kebebasan media Palestina sejak awal tahun ini. Pada bulan November lalu, serangan terhadap media yang dimonitor oleh MADA berjumlah 57 serangan, di mana 49 di antaranya dilakukan oleh warga Israel.

Tentara Israel memasuki sebuah kantor berita Palestina (Photo by Wafa News Agency )

Sebagai tambahan, PBB memperingatkan bahwa sejak awal tahun ini terjadi kenaikan jumlah kasus kejahatan dan vandalisme oleh penduduk Israel terhadap warga Palestina dan properti mereka.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada hari Minggu (9/12) mengeluarkan laporan Perlindungan Sipil yang berisi perbandingan jumlah rata-rata serangan oleh penduduk Israel pertahun. Pada tahun 2018, terjadi rata-rata lima serangan perminggu, dibandingkan 3 kasus perminggu pada tahun 2017 dan 2 pada tahun 2016. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*