Gaza, LiputanIslam.com–Setidaknya 20 demonstran Palestina mengalami luka-luka akibat tembakan tentara Israel dalam aksi protes anti-penjajahan di dekat perbatasan Jalur Gaza.

Jubir Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qedra, mengkonfirmasikan bahwa terdapat 20 orang yang terluka dalam aksi pada Jumat (23/11/18).

Jubir Hamas, Hazem Qassem, mengatakan bahwa para demonstran yang berpartisipasi dalam aksi ini bertekad untuk mencapai tujuan aksi mereka, yaitu untuk mematahkan pengepungan Gaza.

Gaza telah berada di bawah pengepungan Israel sejak Juni 2007. Hal ini menyebabkan penurunan kualitas hidup warganya serta pengangguran dan kemiskinan yang merajalela.

Warga Gaza pun memulai aksi demo bernama “The Great March of Return” pada 30 Maret hingga saat ini. Hampir 240 orang tewas oleh serangan tentara Israel dan lebih dari 22.000 menderita luka-luka.

Bentrokan di Gaza mencapai puncaknya pada tanggal 14 Mei, menjelang peringatan ke-70 Hari Nakba (Hari Malapetaka), yang bertepatan dengan relokasi kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem Timur. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*