Tepi Barat, LiputanIslam.com—Tentara Israel menembak hingga tewas seorang pemuda Palestina di kota al-Khalil (Hebron), Tepi Barat, dalam gelaran razia malam.

Berdasarkan informasi dari juru bicara militer Israel, pemuda bernama Iyad Munir Arafat Ghaith (23) itu dibunuh setelah ia menyerang seorang tentara Israel yang sedang menyamar.

Meski tidak ada tentara yang terluka, sang jubir mengklaim pembunuhan Ghaith merupakan respon dari “ancaman mendadak.”

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi Ghaith berasal dari kota al-Khalil. Ia menghembuskan nafas terakhir setelah sampai di rumah sakit Muhammad Ali al-Muhtasib.

Kawasan pendudukan Palestina mengalami ketegangan sejak tentara Israel menutup paksa jalan masuk ke Masjid al-Aqsa, Yerusalem, pada Augustus 2015. Lebih dari 300 orang Palestina meninggal dunia di tangan para tentara sejak ketegangan terjadi.

Rezim Tel Aviv juga diketahui mencoba mengubah susunan demografis Yerusalem al-Quds dengan membangun pemukiman, menghancurkan situs bersejarah, dan mengusir populasi Palestina. Masyarakat Palestina menilai, langkah Israel ini bertujuan untuk me-Yahudisasi tempat tinggal mereka. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL