haqqani leaderKabul, LiputanIslam.com — Aparat keamanan Afghanistan menangkap 2 pemimpin senior kelompok Haqqani yang berafiliasi dengan kelompok Taliban.

Kelompok ini dianggap bertanggungjawab atas sejumlah besar serangan artileri dan bom terhadap pasukan Afghanistan dan NATO dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Kamis (16/10), pejabat-pejabat Afghanistan menyebutkan bahwa Anas Haqqani, putra dari pendiri kelompok Haqqani, ditangkap bersama komandan kepercayaannya Hafiz Rashid.

Sumber-sumber ingteligen Afghanistan mengatakan kepada BBC bahwa Haqqani dan Hafiz Rashid ditangkap pada hari Selasa (14/10) di Afghanistan. Namun tidak dijelaskan di wilayah mana dan bagaimana keduanya ditangkap.

Anas Haqqani dianggap bertanggungjawab atas strategi jaringan dan pengumpulan dana organisasi. Para pemimpin kelompok Haqqani tinggal di Pakistan, namun sebagian besar dari mereka diduga telah pindah ke Afghanistan untuk menghindari operasi militer yang digelar miligter Pakistan di wilayah Waziristan Utara.

Pendiri kelompok Haqqani yang sudah tua, Jalaluddin Haqqani, dipercaya masih tinggal di Pakistan. Sementara anaknya, Sirajuddin Haqqani, dipercaya sebagai pemimpin sebenarnya kelompok ini.

Sumber-sumber inteligen menyebutkan bahwa Anas Haqqani memiliki keahlian komputer dan bertanggungjawab atas promosi kelompok ini di sosial media. Sedangkan Hafiz Rashid digambarkan sebagai komandan senior yang memiliki keahlian serangan bom bunuh diri.

“Kami berharap penangkapan ini akan berdampak buruk bagi jeringan dan pusat komando kelompok ini,” kata pejabat keamanan Haseeb Sediqi kepada AFP.

Tahun lalu salah satu anggota keluarga Haqqani, Nasiruddin Haqqani, tewas ditembak di dekat kota Islamabad, Pakistan. Nasiruddin yang masih berusia 30-an tahun itu dianggap sebagai ketua tim pencari dana organisasi.

Haqqani yang berkaitan dengan al-Qaeda dan Taliban bertanggungjawab atas sejumlah serangan nekad terhadap pasukan Afghanistan dan koalisi internasional sejak pasukan AS dan koalisinya menyingkirkan regim Taliban tahun 2001.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL