Alex-BadehAbuja, LiputanIslam.com — Militer Nigeria mengklaim telah mengetahui keberadaan ratusan anak-anak perempuan yang diculik kelompok Boko Haram. Namun mereka enggan untuk melakukan tindakan penyelamatan karen khawatir membahayakan nyawa para pelajar putri itu.

“Kita menginginkan anak-anak perempuan kita kembali. Saya bisa katakan bahwa militer kita bisa dan akan melakukannya,” kata Panglima Angkatan Bersenjata Nigeria, Marsekal Alex Badeh seperti dilansir CNN, Selasa (27/5).

“Tak seorangpun bisa mengatakan militer Nigeria tidak tahu apa yang sedang dilakukan, namun kita tak bisa menewaskan anak-anak perempuan kita demi mencoba mendapatkan mereka kembali,” tegasnya.

Dikatakannya, militer Nigeria tengah melakukan operasi rahasia untuk membebaskan anak-anak perempuan tersebut. “Saya tak bisa mengatakan pada kalian soal rahasia militer, biarkan kami bekerja, kami sedang bekerja untuk mendapatkan kembali anak-anak perempuan tersebut,” imbuhnya.

Boko Haram mengklaim bertanggung jawab atas penculikan lebih dari 200 siswi sekolah Nigeria pada pertengahan April lalu. Diyakini Boko Haram juga bertanggung jawab atas serangkaian aksi kekerasan yang menewaskan ribuan orang sejak 2009 lalu di Nigeria dan negara tetangganya.

Lebih dari 200 pelajar putri sekolah menengah di kota Chibok menjadi korban penculikan kelompok teroris Boko Haram pada pertengahan April lalu. Militer Nigeria telah mengerahkan 2 divisi tentara untuk mencari para pelajar tersebut dengan dibantu oleh beberapa negara asing, termasuk Amerika, Perancis, Inggris dan Cina.

Baru-baru ini CNN melaporkan nyaris terjadinya kesepakatan antara Boko Haram dan pemerintah untuk menukarkan 50 pelajar yang diculik dengan 100 anggota Boko Haram yang ditahan. Namun pemerintah membatalkan kesepakatan karena alasan yang tidak jelas. (ca/cnn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL