uber taxiNew Delhi, LiputanIslam.com — Jasa layanan taksi dengan menggunakan aplikasi smartphone Uber kembali beroperasi di New Delhi, India, hanya beberapa minggu setelah dilarang karena adanya kasus pemerkosaan yang dilakukan pengemudi taksi tersebut.

Sebagaimana dilansir BBC News, Sabtu (24/1), Uber dalam pernyataannya mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan lisensi untuk taksi radio dan akan meningkatkan keamanan dengan memperkenalkan beberapa fitur baru, di antaranya “in-app emergency button

Sementara itu pengemudi Uber, Shiv Kumar Yadav, kini tengah menjalani persidangan kasus perkosaan dan penculikan terhadap penumpangnya yang terjadi tahun lalu.

Pemerintah News Delhi melarang beroperasi Uber dan beberapa layanan taksi sejenis pada bulan Desember lalu karena dianggap tidak melakukan seleksi yang patut terhadap para pengemudinya. Uber sendiri mengakui keteledorannya dan meminta ma’af serta berjanji akan melakukan perbaikan-perbaikan.

Tahun lalu para pengemudi taksi di berbagai penjuru dunia melakukan aksi protes terhadap keberadaan Uber yang dianggap melanggar peraturan. Atas penolakan itu Thailand, Spanyol, dan pemerintah beberapa kota di dunia telah melarang beroperasinya Uber, termasuk di India, Jerman dan AS.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*