the interviewPyongyang, LiputanIslam.com — Korea Utara (Korut) kembali membantah terlibat dalam serangan siber yang dialami oleh perusahaan pembuat film Sony Pictures yang mengakibatkan tertundanya pemutaran film perdana “The Interview”. Selain menuduh AS telah mengeluarkan tuduhan tanpa dasar, Korut menawarkan kerjasama penyelidikan atas kasus ini.

“Pada saat AS menyebarkan tuduhan-tuduhan tanpa dasar dan menghina kami, kami menawarkan penyelidikan bersama atas insiden ini,” demikian pernyataan Kemenlu Korut, Sabtu (20/12) sebagaimana dilansir BBC News Jumat petang (20/12).

“Tanpa bermaksud mengalihkan pada penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh CIA, kami serius untuk membuktikan bahwa insiden ini tidak ada hubungannya dengan kami,” tambah pernyataan itu.

Sony telah menunda peluncuran film “The Interview”, yang di dalamnya berisi cerita fiksi tentang rencana pembunuhan pemimpin Korut Kim Jong-un. Dijadwalkan film ini akan diputar secara “online” sebelum Natal, namun setelah terjadinya serangan siber atas server perusahaan itu, rencana itu ditunda. Sony bahkan merencanakan untuk merilis film ini “dengan platform yang berbeda”.

Pada hari Jumat (19/12) kepolisian federal AS (FBI) mengatakan bahwa Korut telah melakukan serangan siber terhadap Sony Pictures akhir bulan November yang mengakibatkan hilangnya skrip asli film dan beberapa e-mail penting. Hari Sabtu (21/12) jubir US National Security Mark Stroh kembali melemparkan tuduhan kepada Korut tanpa menanggapi tawaran kerjasama Korut.

“Jika pemerintah Korut ingin membantu, mereka seharusnya mengakui kejahatan mereka dan memberikan ganti rugi kepada Sony atas kerusakan yang timbul,” kata Stroh.

Sementara itu Presiden Barack Obama mengkritik penundaan rilis film “The Interview”. Ia mengkritik Sony Pictures yang tidak menyampaikan masalahnya kepada dirinya sebelum memutuskan penundaan.

“Kami tidak bisa memiliki sebuah masyarakat dimana beberapa orang direktur di suatu tempat bisa menerapkan sensor,” kata Obama, seraya menyarankan untuk menangani masalah itu menurut “cara yang dipilih AS”.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL