SYRIA-CONFLICT-RELIGIONDamaskus, LiputanIslam.com — Para biarawati Suriah yang diculik para militan pemberontak Suriah selama lebih dari 3 bulan dikabarkan telah dibebaskan dan kini masih dalam perjalanan pulang melalui Lebanon. Demikian keterangan sumber dari otoritas keamanan Lebanon, Minggu (9/3).

Sumber keamanan yang tidak disebutkan identitasnya itu menyebutkan bahwa para biarawati tersebut telah berada di kota Arsal, Lebanon, awal minggu lalu, dan telah diberangkatkan ke Suriah pada hari Minggu.

Para pemberontak Suriah menculik para biarawati tersebut dari monasteri Mar Takla Orthodox di kota tua Ma’loula, di utara Damaskus tanggal 2 Desember 2013. Para biarawati yang berjumlah sekitar 12 orang itu kemudian dipindahkan ke Yabroud yang kini menjadi medan pertempuran sengit antara pasukan pemerintah dan pemberontak.

Bishop Kristen Orthodox Yunani di Suriah, Louka al-Khoury, menyambut gembira kabar pembebasan tersebut dan mengatakan kepada para wartawan di perbatasan Lebanon-Suriah, bahwa keberhasilan militer Suriah di Yabroud telah menjadi jalan bagi pembebasan para biarawan tersebut.

Maloula, salah satu kota tua peninggalan agama Kristen awal yang sebagian penduduknya masih menggunakan bahasa yang digunakan Yesus (Isa AS), menjadi medan perang yang sengit tahun lalu. Pemberontak dan militer Suriah saling bergantian menguasai kota sebelum akhirnya pemberontak terusir sepenuhnya.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL