PekanbaruMAti lammpu, LiputanIslam.com — Pemadaman listrik bergilir, adalah makanan sehari-hari bagi warga Riau. Hari ini, Selasa 17 Juni 2014,  listrik pada sebanyak dua kali.

Hal ini sangat mengganggu aktivitas warga, salah satunya kegiatan usaha kecil yang paling banyak terkena dampak pemadaman listrik. Dari video yang diunggah Metrotvnews, suasana kota Pekanbaru setiap malam terlihat gelap gulita karena PLN memadamkan arus listrik.  Durasi pemadaman bergilir bisa mencapai dua jam siang atau malam setiap hari.

Bahkan beberapa hari yang lalu, menurut sumber-sumber di Riau,  terjadi pemadaman listrik dari pagi hingga sore hari.

Penuturan warga setempat, misalnya Erwin S, seorang mahasiswa, ia terpaksa mengerjakan tugas kuliahnya  dengan bantuan sebatang lilin.

“Ya habis mau gimana lagi, tugas tetap harus selesai tidak peduli  listrik menyala atau tidak,” keluhnya.

Pemadaman listrik bukan hanya terjadi di Riau. Pada 15 Juni lalu, Muhammad AS Hikam, seorang pengamat politik juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap PLN.

“Inilah salah satu bukti betapa buruknya pelayanan PLN. Kendati setiap tahun selalu menaikkan TDL dengan alasan peningkatan pelayanan, tetapi ketika dibutuhkan malah padam. Semalam saya sekeluarga harus memakai lilin dan radio kuno Grundig untuk mengikuti debat capres ronde ke 2, ” tulisnya.

Kabarnya, listrik padam selama tiga jam lebih.

“Listrik di wilayah Pamulang, Kota Tangsel padam mulai pukul 19.50 hingga sekitar pukul 23.30. Entah berapa ribu keluarga di wilayah Tangerang dan DKI yang dikecewakan oleh PLN. Semoga yang jadi Presiden nanti melakukan reformasi total kepada BUMN strategis tapi sarat korupsi dan gagal total dalam menjalankan tupoksinya ini,” harapnya. (ba/LiputanIslam.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL