Military parade to mark 70th anniversary of Victory in 1941-1945 Great Patriotic WarMoskow, LiputanIslam.com — Ada perbedaan besar dalam peringatan Hari Kemenangan ke-70 yang digelar negara-negara barat dengan Rusia, meski keduanya sama-sama menjadi pemenangan dalam Perang Dunia II lalu. Bila negara-negara barat memperingatinya dengan ‘biasa-biasa saja’, maka Rusia selalu memperingati hari tersebut dengan meriah. Tidak terkecuali tahun ini.

Menjadikan parade militer sebagai puncak peringatan seperti tahun-tahun sebelumnya, yang tidak dilakukan oleh negara-negara barat, dalam peringatan tahun ini, Sabtu (9/5), Rusia memamerkan semua persenjataan canggihnya, termasuk prototip tank generasi terakhir T-14 Armata hingga, sistem pertahanan udara S-400, rudal-rudal balistik antar benua, hingga pesawat-pesawat pembom nuklir strategis.

Upacara peringatan diawali dengan barisan pasukan pembawa 2 bendera pusaka, yaitu bendera Rusia dan banner yang dikibarkan di atas Reichstag Building tahun 1945 sebagai penanda berhasil dikuasainya ibukota Jerman Berlin oleh Rusia.

Seluruh satuan militer dan sekolah militer Rusia serta delegasi pasukan negara-negara tamu juga turut berpartisipasi dalam pawai tersebut. Negara-negara yang mengiriman pasukannya dalam parage tersebut adalah  Azerbaijan, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, India, Mongolia, Serbia dan Cina.

Bertindak sebagai komandan upacara adalah Menteri Pertahanan Jendral Sergey Shoigu, sementara inspektur upacaranya adalah Presiden Vladimir Putin yang merupakan panglima tertinggi angkatan perang Rusia.

“Di manapun para veteran Perang Dunia II kini berada, mereka harus tahu bahwa di sini di Rusia kami mewarisi keberanian mereka, keteguhan dan loyalitas kepada persaudaraan di garis depan,” kata Putin dalam pidatonya seperti dilansir Russia Today, Sabtu.

Tembakan meriam dan lagu kebangsaan Rusia menjadi pembukaan dimulainya parade yang dimulai dengan regu drumband, disusul oleh regu veteran perang termasuk pasukan invantri berkuda.
Selanjutnya adalah regu pasukan-pasukan negara-negara tamu seperti tersebut di atas. Disusul kemudian oleh kadet-kadet sekolah militer, termasuk kadet-kadet dari sekolah militer wanita yang untuk pertama kalinya turut berpartisipasi dalam parade.

Disusul kemudian dengan pasukan-pasukan angkatan darat, angkatan udara, angkatan laut, marinir, satuan rudal strategis, pasukan pertahanan udara dan luar angkasa, pasukan pertahanan udara, pasukan khusus lintas udara. Seluruh pasukan lintas udara mengenakan ‘Ratnik’, yaitu pakaian militer khusus buatan Rusia.

Pasukan-pasukan khusus lain seperti pasukan pengaman kereta api, pasukan penanggulangan senjata kimia, pasukan departemen dalam negeri, pasukan kementrian penanggulangan bencana, dan pasukan penjaga perbatasan.

Disusul kemudian dengan parade peralatan militer darat dan udara, yang diawali oleh tank-tank legendaris T-34, yang berhasil mengalahkan tank-tank Jerman dalam Perang Dunia II.

Parade militer besar-besaran itu akhirnya ditutup dengan pertunjukan akrobatik udara.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL