mas cabin crewKualalumpur, LiputanIslam.com — Hampir 200 awak kabin pesawat Malaysia Airlines mengundurkan diri sejak maskapai ini dilanda 2 kecelakanan besar beruntun yang menewaskan ratusan penumpang dan awaknya. Sebagian besar yang mundur tersebut merasa ketakutan dengan keselamatan jiwa mereka.

Seperti dilaporkan Sky News, Selasa (26/8), maskapai yang memasuki tahun 2014 ini dengan catatan cukup mengesankan, saat ini tengah mengalami kehancuran reputasi setelah terjadinya 2 kecelakaan beruntun, yang semuanya menewaskan 537 penumpang termasuk 27 awaknya.

Kecelakaan pertama terjadi 8 Maret 2014 ketika pesawat dengan nomor penerbangan MH370 yang terbang dari Kualalumpur menuju Beijing, hilang secara misterius di Samudra HIndia. Kecelakaan kedua terjadi tanggal 17 Juli ketika pesawat dengan nomor penerbangan MH17 jatuh di wilayah konflik di Ukraina timur.

Malaysia Airlines dalam pernyataannya, hari Selasa (26/8), mengatakan bahwa sebanyak 186 awak pesawat perusahaan itu telah mengundurkan diri, sebagian besar dengan alasan “tekanan keluarga” akibat terjadinya tragedi kecelakaan pesawat.

“Setelah terjadinya kecelakaan MH17, terjadi kenaikan tajam pengunduran diri awak pesawat pesawat, namun kini konsidinya sudah menurun ke tingkat yang bisa diterima,” kata pernyataan tersebut sebagaiman dilaporkan BBC News.

Sementara itu Abdul Malek Ariff, pimpinan serikat pekerja yang membawahi awak pesawat Malaysia Airlines mengatakan, banyak awak pesawat yang kini ketakutan untuk terbang. Ia juga menambahkan, berkurangnya staff membuat staff yang tersisa untuk bekerja lebih berat. hingga 12 jam sehari.

Serikat pekerja membawahi sekitar 8.000 dari 19.500 pegawai Malaysia Airlines.

Menghadapi masalah serius ini, pemilik saham terbesar Malaysia Airlines yang juga BUMN pengelola investasi Khazanah Nasional, tengah merancang program restrukturisasi besar-besaran, termasuk pengurangan pegawai dan penghapusan beberapa rute internasional yang kurang menguntungkan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL