taiwan cinaTaipei, LiputanIslam.com — Pemimpin tertinggi Cina dan Taiwan akan menggelar pertemuan penting di Singapura akhir pekan ini (7/11). Demikian BBC News melaporkan hari ini (3/11), mengutip keterangan pejabat Taiwan.

Dalam pertemuan itu Presiden Taiwan Ma Ying-jeou akan bertemu Presiden Cina Xi Jinping dalam pertemuan pertama antara kedua negara yang bersaudara namun saling berseteru itu. Pejabat Taiwan mengatakan pertemuan akan membahas kerjasama lintas Selat Taiwan.

Cina membenarkan kabar tersebut meski menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

Cina mengklaim sebagai penguasa sah Taiwan sejak tahun 1949, ketika kelompok nasionalis melarikan diri dari Cina daratan ke pulau itu setelah kalah perang melawan kelompok komunis. Cina mengklaim Taiwan sebagai salah satu provinsi Cina dan telah berkali-kali mengancam akan mengerahkan kekuatan militer untuk menduduki Taiwan.

Jubir pemerintah Taiwan Chen Yi-hsin mengatakan kepada BBC bahwa tujuan Presiden Ma dalam pertemuan itu adalah mendorong perdamaian di wilayah sekitar Selat Taiwan dan menjaga status quo”.

“Tidak ada perjanjian yang akan ditandatangani dan tidak ada pernyataan yang diucapkan,” katanya seraya menambahkan bahwa Presiden Ma akan menggelar konperensi pers pada hari Kamis (4/11) untuk menjelaskan rencana pertemuan itu.

Sementara itu Jubir Gedung Putih Josh Earnest mengatakan bahwa AS menyambut positif langkah kedua negara itu sebagai hal yang mengurangi ketegangan dan memperbaiki hubungan. Namun ia juga mengingatkan bahwa AS akan mengamati terlebih dahulu apa yang terjadi dalam pertemuan itu.

Presiden Ma dari Partai Kuomintang (KMT) dikenal memiliki pandangan politik yang lebih mengedepankan hubungan baik dengan Cina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL