Foto: Detik

Foto: Detik

Batam, LiputanIslam.com — Kemampuan daya saing putra-putri bangsa kembali terbukti. PT Pertamina (Persero) mulai tahun ini secara berkala menggunakan alat bor minyak atau rig produksi dalam negeri. Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengungkapkan, langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan penggunaan alat bor produksi luar negeri.

“Selama ini rig yang kita gunakan banyak buatan Amerika (Texas). Tetapi kita sudah rintis rig buatan dalam negeri,” kata Ali saat berdiskusi dengan wartawan di Turi Beach Resort, Batam, Kamis (18/9/2014).

Rig buatan dalam negeri diproduksi oleh salah satu perusahaan lokal yang bermarkas di Batam, yaitu PT Citra Tubindo Enginering. Perusahaan ini bekerja sama dengan anak perusahaan Pertamina yaitu PT Pertamina Drolling Service Indonesia (PDSI).

“Citra Tubindo Enginering yang membuat. Engineer Pertamina juga ikut men-develop rig itu, lalu dibeli oleh PDSI,” imbuhnya.

Saat ini, setidaknya Citra Tubindo Enginering telah memproduksi tiga rig dengan kapasitas bor 1.500horsepower dengan jangkauan hingga 5.000 meter. Harga satu rig adalah US$ 26 juta (Rp 260 miliar). Sebanyak dua dari tiga rig telah digunakan Exxon Mobil untuk kegiatan pengeboran di Blok Cepu.

“Dari segi harga jauh lebih kompetitif dan yang penting kita bangun kapasitas nasional. Pengembangan sudah dilakukan sejak 2011. Satu rig lagi kita akan bawa ke Aljalzair, kita jadi operator di sana,” papar Ali. (ph/Detik.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL